Sunday, October 02, 2005
DANVILLE 1..

Danville itu salah satu kota yang tergolong cukup tua di kawasan California. Kalo kita pake mobil dari San Ramon, Danville bisa ditempuh dalam waktu 10-15 menit langsung ke pusat kotanya. Udaranya sejuk cenderung dingin. Uniknya si Danville ini, setiap toko-toko, resto, cafe, swalayan, apapun itu didesain semenarik dan sealami mungkin sebagai kota tua yang asri sama pemiliknya. Jadi lebih seperti rumah-rumah tapi dibikin toko dsb. Bahkan bank ato perkantoran pun tetep aja bangunannya seperti rumah tua. Ciri yang lainnya, biasanya mereka selalu menghias depan tokonya pake bunga-bunga ato tanaman jadi keliatannya adem n asri. Di sepanjang pusat kotanya, banyak sekali cafe-cafe dengan tempat duduk di pinggir jalan. Tinggal kita pilih mau makan jenis makanan apa n mau nongkrong di jalan sebelah mana. Waktu saya kesana (sabtu pagi), cafe-cafe itu penuh sekali sama orang-orang yang breakfast sambil nikmatin suasana n udara pagi...
Orang-orang disini cenderung lebih ramah. Mereka gampang sekali senyum ato nyapa sama orang yang lewat ato papasan sama mereka. Mmm..bisa jadi karena kotanya kecil n udaranya juga sejuk jadi membuat suasana hati mereka juga lebih enak. Disini, saya juga liat banyak banget orang yang bersepeda buat berkeliling kota. Ada yang sendiri-sendiri, ada yang rombongan, ada yang keluarga kaya ibu/bapak sama anaknya pake sepeda tandem, ada juga anak infant/todler duduk di semacam kereta, n keretanya itu dikaitkan ke sepeda ortunya. Saya ga tau persis, kenapa banyak sekali orang bersepeda disini, apa kaitannya dengan udara yang enak n kotanya juga memungkinkan buat dikelilingi naik sepeda ato karena sabtu pagi jadi orang-orang milih refreshing keliling kota pake sepeda. Ga heran, jadinya saya liat ada beberapa toko yang nyewain sepeda dan perlengkapannya. Disini memang buat orang yang pake sepeda cenderung aman, soalnya di jalan raya ada jalur khusus buat sepeda, dan setiap pengendara mobil sangat menghormati jalur itu. Selain itu, disini saya liat orang-orang sangat memperhatikan keselamatannya bersepeda, jadi walo cuma sekedar refreshing, tapi mereka berpakaian lengkap bersepeda kaya pake helm, pengaman kaki dsb (termasuk juga anak-anak yang cuma duduk di kereta2 tadi). Saking banyaknya yang bersepeda, saya liat di bus juga ada tempat buat menyimpan sepeda. Jadi buat orang-orang yang dateng dari pinggir kota n mau sepeda2an di pusat kota, tinggal naik bus dulu. Gitu juga sebaliknya, jadi ga terlalu cape.

Kalo kita mau beli makanan, bahan makanan ato sesuatu di swalayan ada beberapa nama seperti Trader joe's, Albertsons, ato Andronico's market. Saya cuma masuk ke Trader Joe's n Andronico's market. Ternyata dikota ini, sampe swalayanpun ditata dengan tema kota tua. Memang menurut orang sini di pusat kotanya seluruh bangunan dipertahankan seperti itu. Di Trader Joe's, semua barang seperti air, buah dsbnya dikemas dengan merek Trader's Joe. Terus, kalo kita masuk ke Andronico's market, pas masuk pintunya aja kita udah mencium wangi banget dari masakan-masakan fresh n bakerynya. Ada sushi, salad, grill, roti n soup untuk dibawa pulang (to go). Sayuran n buah2annya juga fresh. Kalo kita masuk lagi ke dalem, ada bagian penjualan wine yang ditata apik di rak-rak kayu. Jenis winenya buanyak......banget dari yang harganya biasa sampe yang mahal. Ada juga pojokan tempat menjual alat-alat rumah tangga kaya piring dsb dengan desain yang bagus-bagus..

Alternatif cari bahan makanan lain, setap hari Sabtu jam 09.00 - 13.00 di salah satu lapangan parkir di pusat kota juga (saya lupa namanya) ada yang namanya farm's market. Jadi kaya pasar terbuka di bawah tenda-tenda yang ngejual bahan makanan langsung dari farmer. Ada sayuran, buah n bunga segar. Selain lebih fresh, harganya juga lebih murah n tanpa tax tentunya:p. Saya sempet beli strawberry 1 pak...enak...manis banget.......
Di sudut lain, saya liat ada pengamen. Suaranya cukup bagus. Dia nyanyiin lagu-lagu bertema country. Kalo kata saya sih jadi nambah enak suasana marketnya, khas banget...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home