
PENCARI, PENGUMPUL DAN PENGEDAR KUPONEntah iklim apa yang membuat sebuah kupon begitu berarti di kota ini:P. Terutama bagi ibu-ibu penggemar belanja dengan harga hemat alias discount mom (it's sound like me ya hehehehe????).
Houston memang tergolong kota dengan kategori kaya kota metropolitan. Kotanya luas, tapi datar banget. Jalannya besar-besar. Disini memang kita ga bisa ngarepin buat liat gunung ato bukit. Tapi......kita bisa ngeliat mall ato store begitu pabalataknya di jalan2 selain resto/cafe dan junk food (ntarlah suatu saat saya bahas ttg Houston).
Menurut saya, pabalataknya mal, store, grocery store membuat perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang tersebut harus berkompetisi utuk mendapatkan konsumen. Belom lagi perputaran barang yang harus terus berjalan, apalagi disini kan musim terus berganti dan itu berhubungan sekali dengan jenis barang yang dijual. Menurut salah seorang temen saya, kenapa si toko berusaha untuk menghabiskan stock, selain karena tempat yang terbatas untuk menyimpan sisa barang, mereka juga ingin uangnya terus berputar. Uang cash sangat berarti sekali. Kebayangkan, summer identik dengan tanktop dan bikini. Winter, identik dengan jacket n sepatu boots, tiap 4-5 bulan sekali, jenis barang terus berganti.
Caranya untuk berkompetisi dan menghabiskan stock barang ini, selain melalui sale-sale yang sering mereka adakan terutama setiap wiken/hari ttt/hari nasional, dan hari raya yang mereka umumkan lewat TV, mereka juga menarik konsumen melalui iklan di Internet, brosur/pamflet ato koran. Untuk brosur/pamflet ato koran, biasanya mereka menyertakan juga kupon2 diskon tambahan yang bisa digunting dan tinggal digunakan ketika kita berbelanja.
Untuk sale hari raya/hari nasional, biasanya orang yang udah lama tinggal disini udah tau sama tau kalo pada hari tsb hampir setiap toko mengadakan sale. Contohnya 4th of July, Thanksgiving, Labor day ato C'mas n after c'mas. Toko-toko tertentu malah biasanya mengadaan sale di hari ttt disetiap minggunya. Bagi para penggemar sale, biasanya mereka udah tau hari rutin sale di toko ttt. Jadi kalo mereka mau belanja ato mendengar orang lain akan belanja dengan spontan mereka mengatakan "ini hari apa??? hari Rabu ya???...di toko x aja, soalnya tiap hari rabu toko ini rutin sale".
Seperti yang saya ceritakan diatas, kita juga bisa mengetahui sale dari TV, dari koran, dari brosur dan dari internet. Kalo dari TV, kita tinggal setia nonton iklan. Dari internet, kita tinggal klik salah satu toko yang kita mau, lalu daftarkan alamat imel kita. Dengan cara itu, secara otomatis pemberitahuan sale akan "ngaburudul" dateng ke mailbox imel kita lengkap dengan kupon diskon yang tinggal diprint dan digunting oleh kita. Kalo dari koran, biasanya setiap wik en di koran Houston Chronicle (kalo di Bandung PR, Jakarta Kompas, Pekanbaru Riau Pos) akan berhamburan iklan sale beserta kuponnya. Kalo menurut saya, ini sih simbiosis mutualisme. Si koran untuk meningkatkan oplah dan si toko untuk menarik konsumen lebih banyak. Kebayang kan, harga koran di hari biasa cuma 50 cents, kalo wiken (sabtu & minggu) jadi 1,75 Dollar. Korannyanya juga jadi 3-4 kali lipat tebelnya, tapi jangan salah..............si koran tebel bukan karena isi, tapi karena iklan dan kupon...Koran tebel ini tidak hanya terjadi pada waktu wiken, di hari2 nasional yang notabene berhubungan dengan sale pun akan begitu. Tebel dan mahal. Tapi orang tetep akan beli, terutama orang yang membutuhkan kupon2 itu, untuk menambah diskon belanjaannya.
Dari brosur, biasanya mereka akan ngedrop setumpuk brosur di mailbox apartemen kita setiap minggunya. Bukalah mailbox surat setiap hari Selasa dan kita akan menemukan setumpuk brosur lengkap dengan kupon diskon yang akan berlaku kurang lebih seminggu didalam satu kantong plastik. Dari brosur itu kita akan tau harga2 produk ttt yang murah, di toko mana plus, kita tinggal itung kalo ditambah kupon diskon harganya jadi berapa. Pantesan dulu, ketika saya baru dateng kesini, temen saya sering bilang, kalo mau belanja biar murah kumpulin kupon. Caraya beli koran H.Chronicle.
Dulu sih saya ngga ngeh...........tapi semenjak saya nanya lagi ke salah satu temen, waktu dia beli tas guess di salah satu toko yang sedang sale, dia jawabnya gini "saya nemuin tas itu di area diskon 60%, terus ditambah2 kupon diskon 20% jadi tinggal 16 dolar". Hah......................oh ternyata begitu fungsi kupon itu. Sekarang...............jangan ditanya, betapa piawainya saya urusan kupon mengupon ini.
Urusan kupon ini juga membantu meningkatkan kekeluargaan diantara ibu2 lo. Biasanya, orang yang kelebihan kupon, ato tau sso mau belanja mereka akan dengan senang hati memberikan kupon tsb kepada teman yang membutuhkan apabila mereka tidak memerlukannya/kelebihan (kadang2 di mailbox apartemen ada 2 kantong plastik bosur). Atau, kalo salah seorang dari ibu2 udah jadi member disalah satu toko lewat internet terus dia dapet pemberitahuan salenya, dia akan forward imel itu lengkap dengan kuponnya.
Kepiawaian saya ttg kupon terlihat dari rutinitas saya. Setia selasa, saya tinggal buka mailbox apartemen, baca brosur, menseleksi kupon yang dibutuhkan, gunting dan menyimpannya di dompet. Jadi pas saya pergi selama seminggu itu, pas kebetulan ada barang ttt yang saya butuhkan tinggal menunjukkan kupon diskon untuk lebih hemat. Memang tidak setiap kupon berlaku satu minggu, kupon wik en dari koran misalnya, biasanya hanya berlaku Sabtu dan Minggu saja. Kupon juga kadang hanya berlaku untuk barang ttt aja ato untuk seluruh barang pada hari tersebut. Untuk hari sale heboh seperti tgiving n after c'mas, saya membeli koran sehari sebelumnya, menyeleksi barang, memilih kupon, mencatat tokonya dan besoknya tinggal pergi. Jadi saya udah tau betul, dalam 6 jam early birds shooping, tujuan saya mau kemana aja, beli barang apa, tambah kupon diskon hargnya jadi berapa. Cukup efektif kan:P. Tapi kalo lagi ga perlu belanja n ga perlu kupon, brosur2 itu akan setia masuk tempat sampah ato jadi bahan gunting2 Tiara setiap minggunya.
Dulu, kalo ada temen saya nanya, kerjaan saya sekarang di sini apa, saya biasanya menjawab jadi IRT aja ato main internetan. Biasanya jawaban mereka pun singkat cuma "O..............", karena tidak ada hal lain yang musti dipertanyakan. Tapi sekarang, ketika pertanyaan itu muncul, jawaban saya adalah "pengumpul kupon". Minimal, orang yang ga ngerti akan bertanya lebih lanjut "Maksudnya????????? pengumpul kupon apa?????????........", dan pembicaraan pun akan menjadi panjang lebar:P.
* Just note : Tampaknya sistem kupon ini ga cuma berlaku di Houston deh, salah seorang temen saya di CA juga cerita ttg kupon2 diskon belanja ini. Jadi apakah kupon2 ini beredar di seluruh Amerika??? Saya ga tau pasti:-)





0 Comments:
Post a Comment
<< Home