
Hari ini pulang sekolah, tiba2 Tiara dibekelin paper bag buesaaaaaaaaar banget plus ada surat di depannya. Terus teachernya menjelaskan sama saya secara singkat maksud kenapa Tiara dibekelin paper bag tsb. N ga lupa dia ngasih tau Tiara untuk siap2....katanya "Tiara...tomorrow is your turn......". Isi suratnya;
Personality of The Week Letter
Dear Parent (s)
Your child has been chosen to be "The Personality of the Week" for our class. Please help your child with his/her favorite or special things for "Show and Tell". Examples might be pictures, hobbies, collections, favorite toys, etc.
Please send these items tomorrow, Friday. The items will be sent back home Friday in a sack. Optional: If you would like, send your child's favorite treat to share with the class. We have 18 children in the class.
Thank You,
Please send these items tomorrow, Friday. The items will be sent back home Friday in a sack. Optional: If you would like, send your child's favorite treat to share with the class. We have 18 children in the class.
Thank You,
Sincerelly,
Pre-K 3 Staff
Saya udah sering baca ttg Show and tell ini. Jadi Show and tell ini biasa digunakan guru2 di kelas untuk melatih anak-anak/murid berbicara di depan orang lain/ "Public Speaking". Biasanya mereka disuruh membawa barang2 tertentu mau foto, mainan favorite dsb. Nanti anak2 itu akan disuruh bercerita ttg barang2 yang dia bawa.
Saya udah sering baca ttg Show and tell ini. Jadi Show and tell ini biasa digunakan guru2 di kelas untuk melatih anak-anak/murid berbicara di depan orang lain/ "Public Speaking". Biasanya mereka disuruh membawa barang2 tertentu mau foto, mainan favorite dsb. Nanti anak2 itu akan disuruh bercerita ttg barang2 yang dia bawa.
Kalo versi wikipedia :
Show and tell is the process of showing an audience something and telling them about it, usually done in a classroom or any large, open area such as a theatre. It is usually an elementary school technique for teaching young children the skills of public speaking. Usually, a child will bring an item from home. They will explain to the class why they chose this item, where they got it, and other relevant information
Jadi, hari ini saya ikut sibuk ngebantu Tiara buat milihin barang2 yang akan dia bawa. Favorite toysnya boneka barbie sama sleeping beauty. Buku favoritenya Cinderella. Buku yang biasa dia isi dengan coretan coretan gambarnya berkaitan dengan hobinya ngegambar dan mewarnai (tapi kalo gambar bunda dengan segala belanjaannya jelas ga dibawa dong:P), Popcorn sebagai makanan favoritenya, plus saya bawakan 18 small bag microwave popcorn untuk dibagiin ke temen2nya buat dibawa pulang. Sama teddy bear2 kecil bertuliskan kota2/negara bagian yang pernah dikunjunginya sebagai koleksinya
Kenapa saya ikut interest dan nyuruh dia bawa barang sebanyak2nya sesuai dengan yang dia mau??? Secara gurunya bilang waktu parents-teacher conference, kalo Tiara masih harus dilatih urusan bicara didepan temen2nya, buat aktif menjawab sst, ato menerangkan sst. Jadi kalo menurut saya ini salah satu media yang tepat. Mudah2an dengan membawa barang yang bervariatif, dia akan termotivasi untuk bercerita panjang lebar di depan temen2nya.
Sebagai prolog (da bundanya penasaran dot com), tadi saya pancing dia besok akan cerita apa dengan barang2 yang dia bawa. Ya lumayan, dia cerita sedikit2, termasuk isi cerita si cinderella yang sepatunya ilang. Sengaja ga saya terintervensi, biar besok kalo dia cerita, itu murni cerita dia. N kalo besok dia bicaranya sedikit pun ga apa2, namanya juga ajang latihan.
Moms and Dads, i think this is a good idea. Ga musti show and tell di sekolah. Di rumah juga kita bisa ngajak anak main show and tell bareng dengan temen2 sebayanya/anak2 tetangga ato cuma di depan kita kalo ga memungkinkan ada orang lain. Lumayan, untuk memancing keberaniannya berbicara, meningkatkan imajinasinya, menambahh perbendaharaan katanya dan yang pasti itu juga bisa melatih si anak untuk mengekspresikan diri dan perasaan-perasaannya. Misalnya dengan kita tanya, gimana perasaan dia kalo main dengan barang2 favoritenya dsb dsb.
Jadi, hari ini saya ikut sibuk ngebantu Tiara buat milihin barang2 yang akan dia bawa. Favorite toysnya boneka barbie sama sleeping beauty. Buku favoritenya Cinderella. Buku yang biasa dia isi dengan coretan coretan gambarnya berkaitan dengan hobinya ngegambar dan mewarnai (tapi kalo gambar bunda dengan segala belanjaannya jelas ga dibawa dong:P), Popcorn sebagai makanan favoritenya, plus saya bawakan 18 small bag microwave popcorn untuk dibagiin ke temen2nya buat dibawa pulang. Sama teddy bear2 kecil bertuliskan kota2/negara bagian yang pernah dikunjunginya sebagai koleksinya
Kenapa saya ikut interest dan nyuruh dia bawa barang sebanyak2nya sesuai dengan yang dia mau??? Secara gurunya bilang waktu parents-teacher conference, kalo Tiara masih harus dilatih urusan bicara didepan temen2nya, buat aktif menjawab sst, ato menerangkan sst. Jadi kalo menurut saya ini salah satu media yang tepat. Mudah2an dengan membawa barang yang bervariatif, dia akan termotivasi untuk bercerita panjang lebar di depan temen2nya.
Sebagai prolog (da bundanya penasaran dot com), tadi saya pancing dia besok akan cerita apa dengan barang2 yang dia bawa. Ya lumayan, dia cerita sedikit2, termasuk isi cerita si cinderella yang sepatunya ilang. Sengaja ga saya terintervensi, biar besok kalo dia cerita, itu murni cerita dia. N kalo besok dia bicaranya sedikit pun ga apa2, namanya juga ajang latihan.
Moms and Dads, i think this is a good idea. Ga musti show and tell di sekolah. Di rumah juga kita bisa ngajak anak main show and tell bareng dengan temen2 sebayanya/anak2 tetangga ato cuma di depan kita kalo ga memungkinkan ada orang lain. Lumayan, untuk memancing keberaniannya berbicara, meningkatkan imajinasinya, menambahh perbendaharaan katanya dan yang pasti itu juga bisa melatih si anak untuk mengekspresikan diri dan perasaan-perasaannya. Misalnya dengan kita tanya, gimana perasaan dia kalo main dengan barang2 favoritenya dsb dsb.





1 Comments:
Nice...ilmu yg bermanfaat...:x
bener, kadang klu saya ngadepin anak SMP dan minta mereka mulai membiasakan diri untuk membuka dan menutup majelis, semua pada,..."wahhhh...takut, ga PD!"...
jadi emang dari kecil ta kudu digenjot, biar terbiasa dan berani kituh...
mau si anak teh masih ba bi bu, yg ptg kita percaya bhw dia bisa :)
sono ti kateubihan
-rien-
Post a Comment
<< Home